Tanaman berbunga asal gurun ini juga disebut kamboja jepang yang sampai saat ini masih digandrungi oleh pecinta tanaman hias. Tanaman ini memiliki keunikan dengan bonggol yang meliuk indah daun yang keras kuat serta bunga yang indah dan beragam warnanya.
Cara menanam bibit adenium
Untuk mendapatkan adenium yang cantik dan berbonggol (akar yang membesar) hendaknya menanam mulai dari biji. Sebenarnya stek dan cangkok juga bisa menghasilkan bonggol akan tetapi perlu waktu yang cukup lama. Bibit didapat dari buah ademium yang sudah tua atau berwarna coklat. Bentuk buah nya sangat unik seperti tanduk pipih dan panjang skitar 15
cm. Didalamnya terdapat biji yang bila sudah tua akan mengering dan terbuka dengan sendirinya. Dan apabila dibiarkan biji ini akan terbang karena biji tersebut memiliki bulu halus yang bisa menerbangkan jauh dari induknya karena angin. Nah... biji inilah nanti yang akan disemaikan setelah dibuang bulu-bulu nya. Caranya : Siapkan media (pasir kasar, sekam, pupuk kandang 1:1:1) campur dan tempatkan pada polibag atau pot. Media harus porus (tidak mengikat air.) buat lubang sedalam 0.5cm beri jarak 2cm. Masukan biji tersebut posisi horizontal dan tutup dengan media tanam. Kemudian simpan ditempat yang teduh, semprotkan air secukupnya jangan kekeringan dan jangan terlalu basah bisa mengakibatkan gagal. Maka tunggu selama 2 minggu biji tersebut akan tumbuh tunas. Sampai berumur 2-3 bulan bisa dipindahkan ke pot dan siap dibesarkan.
Pembesaran dan perawatan
Adenium termasuk tanaman yang mudah perawatanya bahkan untuk menyirampun bisa dilakukan 2 hari sekali, karena memang tanaman ini tidak suka air. Kebanyakan air akan membusuk akarnya. Untuk mendapatkan bonggol yang besar dan cepat diperlukan penggantian pot pada usia 1 tahun. Cara memindahkannya pun harus berhati-hati jangan sampai akarnya rusak, bersihkan tanah dan kotoran dengan cara disemprot air. Pangkas akar yang berlebihan dan tak beraturan, lalu rendam dengan cairan pestisida selama 15 menit dan angkat lalu keringkan.
Siapkan media tanam pasir, sekam dan pupuk kandang (1:1:1) dan pot yang lebih besar.. Tanam adenium tepat ditengah pot agar perkembangan akar merata dan akan berbentuk seimbang pada saat bonggol membesar nanti. Letakan ditempat teduh tidak terkena hujan dan matahari langsung selama 1 bulan untuk mendapatkan akar yang kuat. Setelah itu letakan ditempat terbuka dan terkena sinar matahari langsung dalam waktu 4-8 jam perhari.
Pemangkasan akan berpengaruh terhadap perkembangan adenium. Pemangkasan dilakukan rutin tiap 6bulan sekali caranya dengan memotong tangkai atau batang sisakan skitar 10 cm. Apabila tidak dilakukan pemotongan maka tumbuhan akan terlihat nglancir dan tidak rindang atau subur dan malas berbunga.
Pemupukan dilakukan sebulan sekali deengan menggunakan pupuk NPK sebanyak0,5 sendok teh.
Penyakit dan hama.
Layu pucuk ditandai dengan rontoknya daun ini akibat jamur pencegahan dan pengobatan bisa dengan fungisida dosis dan takaran sesuai kemasan.
Busuk akar biasanya karena jamur, dan kebanyakan disiram caranga dengan memotong dan membuang bagian yang busuk dengan pisau steril, lalu oleskan fungisidan perangsang akar pada bagian yang terluka tersebut. Dan ganti media tanam yang baru.
Mealybug adalah kutu putih sepereti tepung yang melekat disekitar daun yang merusak daun dengan cara menghisap cairan daun hingga layu dan kering serta rontok. Penangulangannya dengan menggunakan Pestisida sesuai dosis anjuran kemasan. ( auramelati.blogspot.com)
